Skip to main content

Posts

Featured

100 CEO (Brutal Truth untuk usia 16 tahun):

Jangan menunggu hidup “dimulai” nanti. Tidak ada titik kedatangan ajaib. Momen kecil hari ini—obrolan sederhana, perjalanan pulang yang membosankan—itulah hidup yang sebenarnya. Hadir sepenuhnya sekarang. Belajar itu bukan soal hafalan, tapi melatih otak. Ilmu spesifik bisa usang, apalagi di era AI. Yang bertahan adalah kemampuan belajar ulang dari nol, rasa ingin tahu, dan kelenturan berpikir. Pengalaman tidak bisa dipercepat. Kompetensi sejati dibangun oleh waktu, kesalahan, dan proses. Ingin cepat jago justru sering menghambat kedewasaan skill. Bakat ≠ masa depan. Bakat hanya membuka pintu. Kerendahan hati, kerja keras, dan kemauan menjadi pemula lagi menentukan seberapa jauh kamu melangkah. Mentor itu krusial. Mereka bukan hanya membuka pintu, tapi menunjukkan pintu mana yang layak dimasuki. Rawat hubungan dengan mentor. Kebaikan, empati, dan kerja keras selalu menang. Jadilah orang yang ingin dipercaya dan diajak bekerja sama. Ambil risiko—gagal itu bagian dari belajar. Lingkungan...

Latest Posts

percaya pada dirimu

KERETA LAOS

How to know your life purpose in 5 minutes | Adam Leipzig | TEDxMalibu TEDx Talks

Manfaat Kol Ungu sebagai Sumber Antioksidan

BUKU, Moonwalking with Einstein

BUKU, The 5 Types of Wealth – Sahil Bloom

BUKU, Big Trust: Rewire Self-Doubt, Find Your Confidence, and Fuel Success [Dr. Shadé Zahrai with Fayçal Sekkouah]

BUKU, The Comfort Crisis – Michael Easter Mengapa Kenyamanan Modern Justru Membuat Kita Rapuh

The Consolations of Philosophy karya Alain de Botton