How to Become a Millionaire in 3 Years | Daniel Ally | TEDxBergenCommunityCollege TEDx Talks
https://www.youtube.com/watch?v=jvBaRf9LHDs
Intro
Penerjemah: Shahad AlMakhlafi | Editor: Nora Fawzy
Hari ini saya ingin berbicara dengan kalian tentang topik yang telah banyak dibicarakan orang selama waktu yang sangat lama, yaitu “Kesuksesan”.
Kesuksesan berarti hal yang berbeda bagi setiap orang. Apa yang sukses bagi saya mungkin berbeda dengan apa yang sukses bagi kalian. Misalnya, sukses bagi seorang anak TK mungkin hanya mendapat bintang untuk pekerjaan rumah. Bagi seorang ibu rumah tangga, sukses mungkin berarti bisa menidurkan lima anaknya tepat jam 9 malam. Bagi seorang eksekutif yang sudah bekerja lebih dari 20 tahun, sukses mungkin hanya menjadi CEO perusahaannya.
Seperti yang bisa kalian lihat, ada banyak definisi kesuksesan. Namun, definisi terbaik yang bisa saya berikan hari ini adalah:
“Kesuksesan adalah ekspresi dari diri sendiri” — menjadi siapa yang ingin kalian menjadi, melakukan apa yang ingin kalian lakukan, dan pergi ke mana pun kalian ingin pergi.
Karena dalam hidup kalian, kamu adalah bosnya, jadi kamu memiliki pilihan. Sebenarnya, siapa kamu hari ini adalah hasil dari semua pilihan yang telah kamu buat dalam hidupmu.
Namun, seiring bertambahnya usia, banyak orang mencoba memberitahumu bagaimana seharusnya membuat pilihan—orang tua, guru, bos, teman, bahkan tetangga—mereka mencoba memberitahumu bagaimana hidup, apa yang harus dilakukan, ke mana harus pergi, bagaimana harus berjalan dan berbicara.
Tapi pertanyaannya adalah:
Jika kamu mencoba menjadi seperti yang orang lain inginkan, siapakah dirimu sebenarnya?
Kunci Kesuksesan
Kunci kesuksesan adalah berhenti mengikuti ekspektasi mereka dan mulai bertindak sesuai ekspektasi dirimu sendiri.
Ini berarti: percaya pada diri sendiri dan yakin bahwa apa yang kamu inginkan akan tercapai selama kamu percaya padanya.
Jika kamu memperkuat imanmu, seringkali rasa takutmu akan hilang. Karena jika kamu percaya pada dirimu sendiri, orang lain di dunia pun akan percaya padamu.
Saya sendiri dulu tidak percaya pada diri sendiri. Saya sering menjadi orang yang selalu diperingatkan orang tua mereka: “Jika kamu terus seperti Daniel, kamu akan berakhir seperti itu.” Dan memang, reputasi adalah iklan terbaik untuk dirimu.
Saya memiliki reputasi buruk karena saya hidup jauh di bawah potensiku. Di usia 21 tahun, saya sudah bekerja di lebih dari 40 pekerjaan dan sering dipecat lebih banyak daripada orang lain. Saat SMA, saya lulus peringkat kedua dari bawah—yang terakhir di penjara. Saya kecanduan narkoba selama 8 tahun, kacau, bangkrut, gagal, dan menjijikkan. Saat itu saya sadar ingin berubah, tapi tidak tahu caranya.
Perubahan
Pernahkah kalian berada di posisi ingin berubah tapi tidak tahu harus mulai dari mana? Semua orang pernah, dan mungkin masih ada yang berada di situ sekarang.
Saya menemukan tiga cara yang membuat saya berhasil mengubah hidup saya, dan ingin membagikannya hari ini.
Di usia 24, saya menjadi miliarder swadaya, menulis tiga buku, bepergian ke puluhan negara, dan kini karya saya menjangkau jutaan orang. Saya yakin tiga prinsip ini bisa mengubah hidupmu, apapun definisi kesuksesanmu—apakah ingin hidup sampai 100 tahun, punya 12 anak, atau memiliki rumah di puncak gunung yang tersembunyi.
1. Membaca Lebih Banyak Buku
Buku bisa membantu kita menyelesaikan masalah. Kita tidak perlu membaca semua buku di dunia, tapi membaca buku yang relevan dengan masalah kita.
-
Ingin belajar soal uang → baca buku tentang keuangan.
-
Ingin belajar mengelola hubungan atau menjadi komunikator yang lebih baik → banyak buku tentang itu.
Buku adalah alat yang membebaskan pikiran kita. Pemimpin adalah pembaca. Jika ingin sukses, kamu harus membaca.
Banyak orang hanya membaca satu buku setahun—biasanya Facebook. Sebelum sarapan, sebelum bekerja, mereka scroll feed. Padahal jika kamu belajar hal yang bervariasi, kamu akan menjadi seperti yang kamu pelajari.
Jika tidak punya 10 menit sehari untuk membaca, artinya kamu tidak punya hidup. Tapi semua orang punya waktu untuk membaca 10 menit sehari. Dalam sebulan, itu sudah satu buku; dalam setahun, 12 buku. Kamu bisa melakukan dalam satu tahun apa yang orang lain butuh lima tahun untuk melakukannya.
2. Mengelilingi Diri dengan Orang Terbaik
Kita adalah rata-rata dari 5 orang yang paling sering kita habiskan waktu bersama. Pendapatan, tempat yang dikunjungi, aktivitas, dan cara berpikir kita sering meniru mereka.
Tanya diri sendiri:
“Siapa pemimpinku dan ke mana mereka membawaku?”
Jika jawabannya tidak, kamu butuh mentor dan teman baru—orang yang bisa menginspirasi dan membantu mencapai tujuan yang lebih tinggi. Banyak dari kita punya “teman virtual” yang kita temui di lingkungan, belanja, gym, gereja, atau tempat kerja. Mereka niatnya baik, tapi arahannya sering salah. Jadi, pilih orang yang tahu jalannya.
Cara menemukannya? Mudah. Jika kamu membaca buku, lihat bagian “Tentang Penulis” di belakang buku. Sekarang, di era digital, kamu bisa menghubungi mereka melalui media sosial. Belajar dari mereka akan mempercepat kemajuanmu.
3. Menetapkan Tujuan Lebih Tinggi
Tujuan mendorongmu untuk lebih baik dan menjadi versi terbaik dirimu. Banyak orang bingung menetapkan tujuan karena mencoba terlalu banyak hal sekaligus.
Misal, Doug ingin berhenti merokok. Dia bilang 31 Desember: “Saya berhenti.” 1 Januari: “Saya bersih, tidak akan kembali lagi.” Tapi tanpa rencana, itu tidak realistis. Banyak orang membuat daftar tujuan panjang tapi jarang menuliskannya dengan jelas.
Solusinya: tulis tujuanmu. Gunakan metode 20 ide (brainstorming):
-
Pilih satu tujuan utama.
-
Buat daftar 20 ide untuk mencapainya.
Contoh: ingin menjadi pembicara publik yang lebih baik. Ide-idenya: menonton TED Talks, latihan pidato, latihan di depan cermin, belajar kosa kata baru setiap hari. Bisa 20, bahkan 100 ide.
Jika diterapkan di semua aspek hidup—keuangan, karier, keluarga—dan menulis tujuan setiap hari, kamu bisa mencapai banyak hal.
Percayalah, kita punya semua yang dibutuhkan untuk sukses. Tapi kita harus memanfaatkan apa yang kita punya: dari mobil, pakaian, makanan, hingga orang yang kita temui.
Saat kamu percaya pada dirimu, orang lain juga akan percaya padamu. Pikirkan besar, lakukan lebih, dan menangkan hidupmu!
Ringkasan 3 Prinsip Sukses
-
Buku: baca untuk belajar dan mengembangkan diri.
-
Orang: kelilingi diri dengan orang terbaik yang bisa membimbingmu.
-
Tujuan: tetapkan tujuan tinggi dan rencanakan langkah konkret.
Buku, orang, dan tujuan adalah kunci kesuksesan. Pikirkan besar, lakukan lebih, dan kamu akan menang!
Terima kasih.

Comments
Post a Comment